Seri
Sebagian bahasan terlalu besar untuk satu artikel. Yang di bawah ini ditulis berurutan, tiap bagian menumpuk di atas bagian sebelumnya, meski tetap bisa dibaca satuan.
Demokrasi dari Akarnya
Enam tulisan yang menguji demokrasi dari akarnya: dari mana ia lahir, siapa sebenarnya pembuat hukum, kenapa suara mayoritas bukan jaminan kebenaran, dua kebebasan yang sering disalahpahami, klaim "Islam itu demokratis", sampai batas jujur soal apa yang boleh dan tidak boleh diambil dari peradaban mana pun.
Lihat daftar isi →Oligarki dan Ketimpangan
Lima tulisan yang menguji wacana "Republik Oligarki": kenapa penguasa zalim sebenarnya gentar, potret ketimpangan dari data CELIOS, dua kerangka keadilan (pajak kekayaan vs zakat), ongkos politik yang dibayar rakyat, sampai muhasabah paling dekat, hatimu sendiri seandainya kekayaan itu ada di tanganmu.
Lihat daftar isi →Mengenal Taqiyuddin an-Nabhani
Lima tulisan yang mengenal pendiri Hizbut Tahrir dari sumber primer: siapa dia sebenarnya, inti pemikirannya, kritik akademik yang fair, kontroversi aqidah soal qadha-qadar, sampai apa yang masih relevan hampir setengah abad setelah wafatnya.
Lihat daftar isi →Qadha-Qadar: Tabayyun atas Perdebatan Lama
Empat tulisan yang membedah perdebatan takdir HTI (Musayyar-Mukhayyar) versus kasb Ahlus Sunnah dari sumber primer: definisi tiga istilah kunci, titik beda struktural sesungguhnya, menimbang kritik mana yang tepat sasaran, sampai kerangka yang bisa dan tidak bisa disimpulkan.
Lihat daftar isi →Genderang Kebebasan Berpikir
Tulang punggung paling awal PestaHaTI, ditulis sebelum situs ini punya struktur topik atau blueprint series. Tujuh tulisan yang menelusuri kebebasan dari kekosongannya yang palsu sampai kebebasan sejati: akal yang merdeka memilih tunduk hanya pada Yang Maha Benar.
Lihat daftar isi →Dakwah Siyasiyah
Tulisan berurutan yang meluruskan dakwah siyasiyah dari akarnya: kenapa ia punya dasar dalam praktik Nabi, miskonsepsi yang paling umum, jalan regulasi yang ditawarkan berikut batas jujurnya, sampai definisi yang utuh.
Lihat daftar isi →Al-Albani dan An-Nabhani
Tiga belas tulisan yang membaca dua ulama sezaman dari teks mereka sendiri: di mana keduanya bertemu, di mana berbeda, bagaimana sebuah label diuji dengan Pilar Kebenaran, dan bagaimana berbeda pendapat tanpa merusak ukhuwah.
Lihat daftar isi →